Rincian Modal Usaha Pakaian Yang Harus Kamu Ketahui

Konten [Tampil]

Salah satu jenis usaha yang memiliki peluang yang tinggi adalah jenis usaha di bidang fashion. Hal ini karena pakaian adalah salah satu kebutuhan primer manusia yang menyebabkan permintaan akan barang tersebut akan selalu ada. Nah, untuk membuka usaha di bidang fashion rincian modal usaha pakaian merupakan aspek penting yang harus anda ketahui.

rincian modal usaha pakaian

Rincian Modal Usaha Pakaian

Sebelum merincikan modal usaha pakaian yang akan digunakan, kamu perlu menentukan terlebih dahulu jenis usaha yang akan dirintis. Misalnya kamu akan membuat brand atau produk pakaian sendiri, menjadi reseller atau dropshipper kemudian juga perlu ditentukan akan membuka toko secara offline atau online bahkan ingin menjual pakaian dengan cara keduanya.

Rincian Modal Usaha Offline

Jika ingin membuka toko sencara offline rincian modal usaha yang dibutuhkan kemungkinan akan lebih besar dibandingkan membuka usaha pakaian yang dijual secara online. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dirincikan untuk rincian modal membuka toko baju offline.

Sewa atau Beli Toko

Modal untuk menyewa toko juga sangat bervariasi yaitu tergantung dengan seberapa strategis lokasi yang diinginkan. Semakin strategis lokasi yang dipilih maka semakin besar sewa atau modal sewa atau beli toko yang kamu keluarkan.

Bila Kamu mempunyai modal lebih, Kamu dapat memilah posisi ruko yang memanglah ramai dikunjungi pembeli, misalnya semacam Pasar Tanah Abang, Cipulir, Pasar Baru Jakarta, ITC Mangga 2, Pasar Pagi Mangga 2, serta masih banyak lagi. Sedangkan itu, di Bandung, zona BTC Mode Mall, Cihampeulas Walk, Pasar Baru Bandung, dan selama Jalur Raya Dago dapat jadi posisi yang lumayan oke.

Harga sewa juga bermacam- macam bergantung dari posisi sewa. Siapkan modal paling tidak Rp 20 juta– 45 juta/ tahu  jika ingin menyewa ruko. Sedangkan itu, Kamu bisa jadi wajib mempersiapkan modal sebesar Rp 650 juta– Rp 2 miliyar bila Kamu mau membeli ruko.

Opsi lain yang dapat kamu gunakan adalah dengan berjualan di rumah. Hal ini tentu jika kamu merasa lokasinya cukup strategis untuk membuka toko. Jika memilih car aini tentu modal usaha pakaian yang dibutuhkan akan lebih sedikit.

Modal Operasional Toko

Selain modal untuk menyiapkan lokasi toko, membuka toko secara offline juga diperlukan untuk merincikan biaya operasional yang mencakup setidaknya,

Biaya listrik: kisaran Rp. 200.000 - Rp. 300.000 per bulan

Gaji karyawan: Rp. 500.000 – Rp. 800.000 Per bulan

Peralatan Display: Rp. 500.000 – Rp. 1.000.000 

Modal operasional tersebut tentu akan berbeda tergantung seberapa besar usaha dan bagaimana kondisi usaha pakaian kamu. Misalnya jika kamu tidak memiliki karyawan maka biaya untuk karyawan tidak diperlukan. 

Belu lagi jika kamu ingin memasang internet atau menggunakan air PDAM yang berbayar maka tentu akan memerlukan biaya operasional tambahan.

Biaya Stok Produk

Tidak hanya itu, modal usaha pakaian yang kamu perluka yaitu bayaran stok awal produk. Bila Kamu mempunyai modal yang minimum, Kamu bisa jadi dapat memilah buat jadi reseller dari supplier terpercaya. Tetapi bila Kamu mempunyai lumayan modal, lebih baik membuat bisnis mode Kamu sendiri. Rincian modal usaha baju buat stok dini produk bermacam- macam mulai dari 7 juta sampai 35 juta, bergantung dari jumlah produk serta harga bahan.

Biaya Promosi

Di era sekarang ini, promosi jadi salah satu perihal yang harus Kamu jalani buat dapat menjangkau lebih banyak pembeli. Buat toko offline, tata cara promosi yang bisa digunakan bermacam- macam mulai dari promosi melalui media sosial, menyebarkan flyer, memasang banner, serta lain sebagainya.

Buat bayaran cetak flyer sebanyak 100 buah, Kamu bisa jadi wajib menghabiskan bayaran dekat Rp 200– 300 ribu. Sedangkan buat cetak spanduk bisa jadi berkisar antara Rp 200– 300 ribu serta bayaran pemasangannya dapat menggapai Rp 50 juta– Rp 300 juta/ tahun, bergantung dari posisi pemasangan.

Rincian Modal Usaha Pakaian Online

Pilihan lain yang dapat menjadi opsi adalah dengan membuka toko secara online. Selain mungkin modal usaha online yang dibutuhkan akan lebih murah, jangkauan toko online juga akan lebih luas dibandingkankan dengan toko offline. 

Namun sebelum itu yang anda pelu tentukan berikutnya dalah apakah akan toko dalam format websie atau menggunakan aplikasi seperti shoppe, Tokopedia, Lazada atau yang lainnya ?.

Biaya Membuat Website atau Toko Pakaian

Jika anda memutuskan untuk membuka memasarkan produk melalui website maka setidaknya anda perlu menyiapkan dana untuk menyewa jasa pembuat web atau jika ingin membuat sendiri makan biaya yang diperlukan adalah untuk membeli domain web dan hosting web tersebut yang berkisar mulai dari ratusan ribu hingga jutaan perbulan tergantung kebutuhan.

Namun jika anda membuka toko online melalui aplikasi ritel maka biaya tersebut dapat diminimalisir atau bahkan dikurangi menjadi nol.

Biaya Koneksi Internet dan Gadget

Menggantikan lokasi toko secara offline biaya yang dibutukan untuk modal usaha pakaian online adalah koneksi internet dan device yang dibutuhkan. 

Modal ini tentu juga sesuai kebutuhan, misalnya internet yang dibutuhkan Rp. 150.000 – Rp. 500.000 ribu per bulan.

Untuk gadget jika anda memerlukan laptop baru atau handphone baru maka biayanya mungkin sekitar Rp. 5.000.000 juta, namun jika anda telah memiliki sebelumnya maka biaya ini juga dapat diminimalisir.

Biaya Promosi Online

Sama seperti toko offline, usaha toko online juga memerlukan promosi. Biaya promosi bisa melalui iklan di media sosial atau membayar influencer. 

Rincian modal yang diperlukan untuk promosi juga beragam mulai dari puuhan hingga puluhan juta tergantung promosi yang anda pilih.

Modal Stok Usaha

Sama seperti toko offline, toko online pula memerlukan modal untuk stok produk awal dengan kisaran harga yang sama. Kamu bisa jadi dapat meminimalisir bayaran stok dengan mempraktikkan sistem pre- order, yang mana produk cuma hendak terbuat untuk mereka yang memanglah sudah memesan serta mengisi form di dini. Dengan taktik ini, efek kandas hendak lebih rendah serta modal membuat brand pakaian sendiri pula dapat diminimalisir.

Kesimpulan

Rincian modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha pakaian harus dipikirkan secara mata terutama jika kamu adalah pmemula. Banyak pilihan yang harus ditentukan dan dipikirkan untuk meminimalisir modal yang diperlukan, 

Modal untuk membuka toko sencara offline tenu akan berbeda dengan moda usaha pakaian secara offline. Begitu juga seberapa besarnya usaha menentukan besasaran modal yang harus dikeluarkan, membuat produk sendiri akan berbeda dengan menjadi reseller. 

Bersamaan waktu apabila penjualan kamu mulai bertambah, hingga kamu bisa langsung scale up usaha kamu dari modal yang terus meningkat( cashflow).

Misalnya kamu cuma mempunyai modal Rp 2 juta. Mulailah dengan membuat toko online dulu. Mulailah usaha baju kamu dengan menggunakan seluruh kemudahan toko online tersebut. Bersamaan waktu profit kamu hendak terus menjadi bertambah serta modal dini kamu juga meningkat.

Saat modal telah lumayan hingga tingkatkan usaha kamu dengan membuka toko offline sehingga kamu mempunyai 2 channel perjualan.

Penutup

Itulah tadi rincian modal usaha pakaian yang setidaknya harus kamu ketahui ketika hendak membuaka usaha dibidang fashion. Tentu dari artikel ini banyak hal yang mungkin masih terlewatkan jadi jangan berhentiterus mencaritahu dan riset secara mendalam tentang rincian modal yang diperlukan sebelum memulai. ~selamat berjuang






Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter