Hari Terakhir Tantangan Menulis

Hari Terakhir Tantangan Menulis blognyrani.com


Hari ini merupakan hari terakhir dalam tantangan menulis yang kubuat tujuh hari lalu. Walaupun ada beberapa post yang nyuri-nyuri dari tulisan lama dengan sedikit modifikasi. 

Berikut adalah tulisanku selama tujuh hari ini, tidak ada tema khusus nano nano aja:

  1. Tulisan ini berisi tentang kesadaran yang menjadi awal mula tantangan ini. Ditulisan ini aku juga cerita betapa selama ini alasan-alasan yang tercipta untuk menunda sesuatu (termasuk nulis) itu cuma alasan aja alias malas. 

  2. Review Buku OTW Nikah Karya Asma Nadia
    Review buku merupakan salah satu bagian yang aku suka dari blog ini. Karena kalau meriview buku selama kita baca maka akan selalu ada yang bisa kita tulis (maksudnya gak usah membuat otak ekstra kerja keras untuk memikirkan ide tulisan). Walaupun aku belum begitu percaya diri bahwa review yang kubuat adalah sebuah review yang baik dan benar. 

  3. Puisi: Limbung
    Ini adalah salah satu tulisan lama yang baru diupload dengan ditambah-tambah sedikit dibagian awal tulisannya.

  4. Review Buku Jalan Panjang Menuju Pulang
    Seperti yang ku jelaskan pada poin sebelumnya, meriview buku adalah salah satu alternatif yang aku suka. Walaupun terkadang juga bukunya udah lama aku baca. Buku ini lumayan berkesan bagiku, karena first impression ku tercipta dari covernya dan itu jarang terjadi kepadaku.

  5. Puisi Terbujuk Rayu
    Puisi yang menceritakan tentang raya merayu (hehe kalian bisa baca dilink judul poin ini ya).

  6. Pandemi Dalam Sejarah: Menapaki Hikmah Manuskrip Medis Pandemic Islam
    Sepertinya ini adalah tulisan terserius sejauh ini yang dapat kalian baca pada blog ini. Dan postingan ini sejujurnya ini juga merupakan tulisan lama yang seharunya dimuat pada Baceday yang saat ini sedang vakum. 

  7. Hari Terakhir Tantangan Menulis
    Dan tulisan terakhir adalah tulisan yang saat ini rekan-rekan saksikan. Akal-akalan aja buat merekap semua tulisan selama tuju hari ini.

Pembelajaran Dari Tantangan Menulis Ini

Dari tantangan tujuh hari menulis ini aku menyadari bahwa time management ku teramat sangat buruk. Terbukti selama tujuh hari selama tantang menulis ini aku selalu upload menjelang jam dua belas malam. Padahal mungkin bisa saja waktu siang harinya ada waktu luang. 

Selain meraih kesadaran tentang hal tersebut dengan adanya tantangan tujuh hari menulis ini juga aku lebih bisa berusaha mensyukuri apa yang terjadi denganku pada hari itu. Hal ini berkaitan dnegan usaha untuk menemukan tulisan aku biasanya akan melakukan kilas balik terhadap apa saja yang kulewati pada hari itu. 

Dan mungkin sebenarnya masih ada begitu banyak hikmah lainnya dari tantangan ini yang belum kusadari.

Kesulitan Menjalankan Tantangan Tujuh Hari Menulis

Disisi lain time management  yang parah, minggu memang ini terasa sangat hetic dibandingkan beberapa minggu sebelumnya. Ada begitu banyak prihal yang seolah-olah mendadak menuntut untuk diselesaikan. Mulai dari ribetnya ngurusin berkas pendaftaran ulang kampus Adikku hingga deadline lama yang terbengkalai hingga meledak semua pada minggu ini.

Harapan

Setalah menjalani tantangan ini aku berharap diri ini dapat lebih kosisten menulis, minimal memenuhi jadwal yang telah kubuat. Dan semoga secarik kerecahan ini terdapat kebaikan di dalamnya~

Rani Oktapiani
Hanya seorang seperti kebanyakan orang

Related Posts

1 komentar

  1. Semoga setelah menjalani tantangan menulis selama tujuh hari bisa makin semangat menulis ya mbak, tapi kok sudah lama tidak update blognya ya?

    Ijin baca yang pandemi dalam sejarah ah, soalnya saya suka sejarah.😊

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah membaca, bagaimana menurut mu ?

Subscribe Our Newsletter