Romansa Kehidupan

Romansa Kehidupan
pixabay.com/id/

Sebelum lebih jauh memulai aku ingin memberikan sedikit disclamer bahwa tulisan ini lahir untuk tujuan disetor pada salah satu Grup. Karena sejujurnya kalau tidak karena ini aku mungkin tidak akan terpikirkan untuk menulis topik-topik semacam ini. Yup temanya adalah romance, entah apakah sama dengan kata romantis dalam Bahasa Indonesia atau mirip dengan kata romansa? Atau yang lainnya. Yang jelas ia mustilah salah satu nama untuk bagian tertentu dari kehidupan ini.

Saat mendengar kata romantis apa yang terpikir atau terlintas di benak kita? Kalau aku? blank, gelap atau mentok pada definisi sebagai sebuah kata sifat untuk menggambarkan perlakuan manis sesorang ya intinya yang manis-manis atau menyenangkan saja. Hal ini bisa jadi karena definisi itulah yang lumrah terjadi dilingkungan kita sehingga otak kita menyimpannya sebagai pengertian kata tersebut.Tidak heran ketika muncul kata tersebut adegan yang terbayang berasal dari kisah-kisah cinta klise yang kita baca pada buku atau tonton dari film yang dilebeli dengan genre romance.

Banyak yang bilang bahwa hidup ini sebenarnya adalah romansa yang panjang, kompilasi berbagai rasa yang menjadikannya berwarna. Namun kalau dengan itu dijadikannya berwarna maka seharusnya hidup ini tidak selau bercita rasa manis bukan? harusnya ia juga pahit, asin, asam dan bahkan hambar. Bukankah sesuatu disebut berwarna apabila ia tersusun dari berbagai macam warna?.

Pada kenyataannya kita kerap menolak dan menyangkal untuk mengakui, bahwa bahkan bagian terpahit dari hidup ini juga merupakan bentuk romantisnya kehidupan. Bagaimana tidak romantis? kehidupan selalu menyiapkan surprise yang tidak pernah terduga. Ia akan selalu berakhir indah bagi yang menyadari dan bersabar menunggu sisi itu muncul. Ibarat sinetron hikmah di tv, tokoh utama yang sabar akan mendapatkan akhir yang bahagia. Ya, meskipun kehidupan ini tidak semonoton jalan cerita sinetron yang bisa ditebak ceritanya, tapi kira-kira mungkin konsep simpelnya begitu. 

Tapi tetap saja kisah-kisah romansa yang dijumpai dalam kehidupan hanyalah kisah romantisme sementara, artinya ia akan berakhir setelah kisah romansa sejati naik dan mengusai panggung.

Berbicara romansa sang kehidupan yang sejati, kita juga mungkin kerap mendengar orang berkata bahwa salah satu sikap paling romantis dan paling didamba adalah dengan memberikan kepastian. Ada satu kisah pertemuan yang paling romantis berkenaan dengan kepastian ini. Mereka pasti akan bertemu walaupun tidak ada yang bisa memprediksi pertemuan keduanya. Kisah ini sangat romantis, saking romantisnya kisah yang satu ini cukup untuk membuat kita merinding ketika membayangkan pertemuanya. 

Coba deh bayangkan apa yang pasti dalam hidup ini?. Yup kisah romantis yang coba kuceritakan ini adalah pertemuan antara kehidupan/ hidup dan pasangannya yaitu kematian. Ketika keduanya beradu dalam pertemuan maka luruhlah semua romantisme semu yang dipetik sang hidup selama menjemput atau menunggu untuk menjumpai pasanganya.

-----------------------------------------------------------------------------
Setelah dibaca ulang ternyata tulisan diatas sungguh sulit dimengerti karena penuh akan ketidakjelasan, tapi percaya atau tidak ketika aku menulis ini (tepatnya dipenghujung Rabu pekan pertama September), aku merasa sok asik aja terbayang percakapan antara dua sisi dikepalaku. Tidak heran bahasanya serupa bahasa lisan dan terkesan memaksa. Tulisan ini memang lahir setalah pemaksaan yang kejam terhadap perasaan unmotivated yang dalam. Semoga saja ada bagian remah tulsan yang bisa diambil dan disimpan dari sini^^

Rani Oktapiani
Hanya seorang seperti kebanyakan orang

Related Posts

8 komentar

  1. "bagian terpahit dari hidup ini juga merupakan bentuk romantisnya kehidupan". Entah kenapa saya tertarik membaca potongan kalimat itu. Mungkin saya juga orang yang membenarkan bahaa nyatanya kejadian pahit dari hidup adalah bentuk romantisnya hidup dari Yang Kuasa :)

    BalasHapus
  2. Jadi teringat sebuah kutipan "hidup ini akan berakhir bahagia, jika blm bahagia maka blm berakhir" hihihi ๐Ÿ˜…

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu kata shahrukh khan disalah satu filmnya kalau dk salah ^^

      Hapus
  3. salut wkwk, unmotivated aja tulisannya begini apalagi motivated๐Ÿ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masalahnya adalah kayaknya sulit untuk menumukan masa dimana aku mempunyai motivasi untuk itu haha

      Hapus
  4. Hayooo grup apa tuh yg nyuruh buat tema romance :V

    BalasHapus
  5. Cinta yang luas maknanya
    Semoga kita tak salah kaprah

    Semangat terus kak bagus banget deh๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  6. Menurutku memang betul kalo hidup ini memang romansa yang panjang, ada senang, ada sedih, ada tawa, ada tangis, dan lainnya. Tidak ada kehidupan yang selalu senang atau sedih terus.

    Sebab jika sedih terus maka nanti akan bingung itu rumah tangga apa rumah duka, kalo senang terus tetangga juga tanya, itu rumah tangga apa drama Korea.๐Ÿ˜†

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah membaca, bagaimana menurut mu ?

Subscribe Our Newsletter