Review Buku: Nebula Karya Tere Liye

Review Buku Nebula Karya Tere Liye- Seharusnya review buku Nebula ini ditulis bersamaan dengan review Buku Selena yang kutulis beberapa minggu yang lalu. Namun karena sifat manusiwai yang bernama mager menerpaku maka jadilah review ini ditulis dipisah.

Review Buku: Nebula Karya Tere Liye
Identitas Buku

Judul: NEBULA
Genre: Science Fiction, Romance
Penulis: Tere Liye
Co-Author: Diena Yashinta
 Waktu Terbit: Maret 2020
Jumlah Halaman : 376 halaman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Buku yang berjudul Nebula ini adalah buku ke sembilan dari serial petualang dunia pararel. Novel ini adalah kelanjutan dari buku Selena yang mengisahkan tentang kehidupan Selana, Mata dan Tazk di kademi Bayangan Tingkat Tinggi/ ABTT. Jika di Buku Selena mengisahkan tentang perjalanan mereka di tahun pertama maka buku ini menceritakan kelanjutan tentang tahun-tahun berikutnya dan sesuai judulnya buku ini juga mengisahkan tentang perjalanan ketiga sahabat ini di Klan Nebula,

Baca juga
Petualangan pada buku ini dimulai ketika sekembalinya Selana, Mata dan Tazk dari liburan smester. Ketika itu Mata menginap di Kota Tisri bersama Selana karena salah satu sepupu Selena menikah. Saat mereka hendak kembali memulai smester baru mereka bertemu Tazk di Stasiun Kota Tisri mereka sama-sama terlambat dan memutuskan untuk mencuri salah satu gerbong kereta. Mereka kembali menghebohkan aula saat penyambutan mahasiswa baru di Aula ABTT karena kedatangan mereka dan kejadian tersebut membuat Mater OX marah dengan ciri khasnya yaitu meneriakkan "dasar bulan sabit gompal".

Selanjutnya berbagai kejadian lucu juga mewarnai petualangan mereka. Hal ini tidak lain karena tingkah para tokoh terutama Selena yang kerap nyeleneh dan suka melanggar aturan. Tahun-tahun di ABTT berjalan dengan cepat mereka disibukan dengan kegiatan belajar dan berlatih kekuatan mereka. Selama waktu yang terus berjalanan tersebut juga Selana sering berinteraksi dengan Tazk. Perasaan Selena suka Selena terhadap Tazk semakin besar walaupun beberapa kali Boh (Salah satu teman satu angkatan mereka) mengatakan bahwa Tazk menyukai orang lain buku Selena.

Dalam masa-masa itu juga Selana diam-diam mencari tahu tentang keberadaan cawan keabadian atas perintah Tamus, kemudian ia dibantu Tazk karena tertarik tentang perjalanan antar dunia Paralel. Setelah kematian kakeknya menemukan fakta tentang kejahatan yang pernah dilakukan kakeknya, di kemudia hari mereka tau bahwa cawan tersebut terdapat di Klan Nebula.

Mereka merencanakan untuk menyelinap ke Klan Nebula ketika mereka sedang menjalani program semacam KKN di Distrik Sungai Jauh. Pada buku ini diceritakan fakta tentang Mata adalah keturunan murni semakin terlihat bahkan untuk dapat sampai ke Klan Nebula Mata merupakan orang yang membuka pintu Klan tersebut.

Dalam petualangan mereka di Klan Nebula mereka mengetahui tentang cerita perjalanan Klan Aldebaran yang merupakan asal-asul orang-orang yang memiliki kekuatan yang tersebar diberbagai Klan yang di ketahui sebelumnya.

Selana, Mata dan Tazk berhasil menemukan cawan keabadian di Klan Nebula, namun cawan tersebut tidka bisa diambil karena jika cawan tersebut diambil akan ada sesuatu yang terjadi dan hal tersebut dapat membahayakan Klan Nebula dan bahkan seluruh Dunia Paralel. Namun karena suatu peristiwa pengakuan Tazk tentang perasaannya kepada Selena dan Mata membuat Selena gelap mata dan nekat untuk mencuri cawan tersebut. Karena perbuatannya tersbut Mata harus rela mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan mereka semua dari marabahaya yang mengancam termasuk dari Tamus yang turut menyusul mereka ke Klan Nebula.

Dari buku ini terdapat peristiwa yang sangat banyak ditunggu pembaca yang sudah membaca cerita petualangan dunia paralel sejak awal, yaitu terjawabnya tentang siapa orang tua kandung Raib. Namun teka-teki tersebut masih belum terjawab secara utuh karena keberadaan Ayah Raib masih menjadi misteri.

Buku ini diakhiri dengan kebingugan Raib, Ali dan Seli setelah mendengarkan kisah dari Selena tentang petualanganya, karena ketika itu Selena terlihat seperti sedang ditawan. Ketiga sahabat ini sepertinya akan memulai petualang baru di Buku selanjutnya untuk menemukan keberadaan Miss Selena.

Quote favoritku pada buku ini datang dari perkataan Bibi Gill yang merupakan dosen Selena di Mata Kuliah Malam dan Misterinya. Kalimat ini ditujukan untuk memberikan Nasehat kepada Selena tentang apa saja yang mungkin terjadi ketika ia berada diluar saja, berikut bunyinya:
Dunia ini terkadang tidak terlihat hitam putih seperti yang kita inginkan. Dan dalam ambisi kekuatan, intrik, pertempuran, kita bisa saja tertipu oleh warna asli sesuatu. Bahkan warna diri sendiri pun bisa menipu. Gelap mata. Gelap hati. (halama 167).
Dari buku ini pelajaran yang didapat juga tidak kalah banyak dari buku-buku sebelumnya, salah satunya adalah berkenaan dengan sikap selena dimasa depan, ketika ia mengubah penyesalan atas perbuatannya yang dilakukan di klan Nebula dengan berbuat baik yaitu mengumpulkan, melatih dan menjaga Raib, ali dan Seli.

Proses kehidupan Selana di ABTT juga mengajar banyak hal, tentang pentingnya belajar secara serius dan berusaha mendapatkan yang terbaik dari proses belajar tersebut. Kemudian tentang pentingnya membaca bahkan sampai kepada pelajaran tentang bagaimana sikap ketika sedang jatuh cinta seperti yang ditunjukan oleh tokoh-tokoh dalam cerita ini, meskipun hal tersebut bukan merupan sorotan utama namun rasanya pembaca pasi dapat menemukan moral tersebut dalam buku in.

Tulisan Review Buku Nebula Karya Tere Liye ini hanyalah beberaa hal yang bisa kutemukan dari buku ini. Pembaca lain mungkin saja menemukan hal yang berbeda atau menemukan lebih banyak hal lainnya. Selamat menemukan sendiri ^^






Rani Oktapiani
Hanya seorang seperti kebanyakan orang

Related Posts

1 komentar

  1. Tere liye emang jk rowling nya indonesia ya. Bisa bikin buku petualangan dengan tema fantasi sampai berjilid-jilid. Padahal ide untuk cerita fantasi itu susah lho... Harus pakai imajinasi dan juga nalar secara bersamaan...

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah membaca, bagaimana menurut mu ?

Subscribe Our Newsletter