Jangan Jadikan Membaca Sebagai Hobi

Konten [Tampil]


Pertanyaan yang bernada "apa hobimu?' mungkin adalah pertanyaan yang bisa menimbulkan dosa ketika itu ditujukan padaku, kenapa? karena bisa jadi jawaban yang kuberikan bukanlah jawaban jujur melainkan hanya sebatas pencitraan belaka kwkwk. 

Apa jawaban yang paling umum untuk pertanyaan tersebut? membaca, menulis? termasuk jawabanku. Jika sedang sangat dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan tersebut maka jawabanku biasanya akan mencomot jawaban-jawaban umum tersebut yaitu membaca dan menulis. 

Namun percayalah aku pribadi tidak sangat tidak suka menyebut kegiatan membaca dan menulis adalah hobiku. Mungkin akan sangat miris kalau memang membaca dan menulis adalah hobi bagiku. Karena menurutku kegiatan tersebut tidak seharusnya dijadikan sebagai hobi (terutama membaca).

Pendapatku di atas bukan dilandasi karena kegiatan tersebut tidak baik, melainkan karena terlalu baik jika hanya dilakukan sebagai sebuah hobi. Secara definisi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Hobi mempunyai arti sebagai kegemaran; kesenangan istimewa pada waktu senggang

Kata senggang sengaja diberi warna bold dan dimerahi. Senggang sendiri akan menyulitkan untuk digambarkan secara gamblang dan seragam, setiap orang punya definisi sendiri-sendiri. Namun pada dasarnya kita ini adalah manusia sibuk (atau sok sibuk), akan susah sekali untuk menemukan waktu yang senggang untuk melakukan hobi membaca ini.

Mungkin kita tidak asing lagi dengan berbagai berita, hasil penelitian atau survei yang mengaggambarkan peringkat minat baca berbagai negara yang hasilnya seragam yaitu menunjukan bahwa kita (Indonesia) hampir selalu menduduki klasemen bawah. Padahal membaca adalah hobi yang cukup umum terdengar berbagai kalangan ketika ada pertanyaan yang berbunyi "apa hobimu?". Nah hal ini bisa jadi ada hubungannya dengan "waktu senggang" yang sangat senggang ditemui. Jadi penasaran deh kalau orang luar negeri (yang peringkat minat bacanya di klasemen atas) ditanya hobi apa ya jawabanya. Apakah mereka menjawab membaca ? 

Jadi, Jangan jadikan membaca sebagai hobi sudah seharusnya membaca itu gak cuma jadi kegiatan yang mengisi waktu yang kita anggap senggang aja. Kita seharusnya memutar pola pikir bahwa kita harus menyenggangkan waktu untuk membaca bukan sebaliknya menunggu waktu senggang baru kemudian membaca. 

Okelah kalau menulis mungkin bisa dijadikan hobi di waktu senggang, tapi kalau nunggu waktu senggang kalau saya bisa-bisa gak akan pernah nulis karena kalah pamor sama hobi yang lainnya. Jadi, kalau mau jawaban jujur kalau ditanya apa hobi yang sebenarnya? jawabnya rebahan, malas-malasan, nonton dan kegiatan yang tidak terlalu mendatangkan manfaat lainnya. Kalau baca itu bukan hobi karena jujur kadangkala keseringan melakukannya karena terpaksa kwkwk. Apalagi kalau nulis -_- biasanya perlu dorongan pemaksaan yang sangat kuat untuk bisa nulis. 

 Ayo membaca meskipun gak lagi senggang. 

Ayo Membaca

Dahlah gitu aja, tulisan ini tidak bermaksud apapun. Mohon dimaafkan kalau sungguh tidak jelas, tidak berdasarkan fakta akurat, tidak menggunakan teori-teori hebat dan lain-lain. Aku pribadi sadar bahwa mungkin bisa jadi aku merupakan salah satu sampel dari populasi yang menyebabkan peringkat minat baca Indonesia selalu jongkok selama ini. 

Udah baca apa hari ini ? kalau bingung mau baca apa coba deh cek review-review buku di blog ini. Siapa tau bisa meningkatkan rasa penasaran terhadap beberapa buku (dikit sih). Tenang aja aku biasanya review buku jarang ada spoilernya (kecuali khilaf) ~lah jadi promosi ni ceunah

Ayoklah kita membaca !

Selamat membaca !

Related Posts

6 komentar

  1. Disempatkan. Setuju mba. Kalau membaca ga dijadwalkan, pasti bakal kelewat aja tiap harinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asli mbak, dijadwalkan masih sering lewat kalau saya😆

      Hapus
  2. Terketuk.. Karena selama ini memang saya hanya berniat membaca buku saat senggang. Ternyata masih ada kegiatan di waktu senggang saya dan alhasil malah nggak mau membaca buku. Terimakasih atas tulisannya, ini menjadi reminder bagi saya hehe

    Btw, salam kenal ya Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya kan mbak, kalah pamor sama kegiatan lain, ujung2 gak baca 😬

      Salam kenal juga mbak

      Hapus
  3. Setuju juga si menurutku juga begitu

    BalasHapus
  4. Perspektif yang menarik, Rani!

    Aku sendiri tidak keberatan melabeli membaca sebagai hobi karena definisi waktu senggang versiku lebih fleksibel daripada definisi kamus. Waktu senggang menurutku itu selain waktu untuk santai/istirahat adalah waktu ketika aku tidak tahu harus melakukan apa (contoh: menunggu antrian). Hobi sendiri adalah kegiatan yang aku lakukan (hampir) tanpa beban karena aku sudah senang melakukannya. Jadi, membaca sebagai hobi di waktu senggang cocok sih untukku sebagai individu :)

    Mungkin ini perkara kebiasaan juga ya, Rani. Akhir-akhir ini, aku tidak harus menunggu waktu senggang dulu supaya membaca. Alih-alih sebagai hobi, sepertinya membaca lebih baik dijadikan sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari? hehe

    Terima kasih atas kiriman menariknya, Rani & salam kenal.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah membaca, bagaimana menurut mu ?

Subscribe Our Newsletter