Puisi: Kita


Puisi: Kita

Ketemukan satu titik lagi dimana ternyata (kita) sama .

Kita sama-sama pandai, 
Pandai menilai,
Menilai orang lain.

Kita sama,
Sama sama sibuk,
Sibuk berceloteh tentang orang lain.

Hingga...
Kita sama sama lupa,
Lupa diri kita sendiri punya peluang menjadi sama seperti orang yang kita nilai bahkan mungkin lebih buruk.

Sepertinya sore ini pun telah ku aktualisasi kemampuanku menilai,
Menilai mu sama dengan ku.
Rani Oktapiani
Hanya seorang seperti kebanyakan orang

Related Posts

9 komentar

  1. Cukup dalam maknanya. Hiks 😢

    BalasHapus
  2. Deep banget, mba. Jadi reminder buat kita semua ��

    BalasHapus
  3. Uwu.. sama banget kaya yang kurasain sekarang. Thanks mbak..

    BalasHapus
  4. Hingga akhirnya... Aku dan Kamu menjadi 'Kita' #Eaa

    BalasHapus
  5. KITA
    Ketika Inti haTi menyAtu

    BalasHapus
  6. Ketika kita membicarakan keburukan orang lain. Ingatlah bahwa mereka juga punya lidah, dan kita juga punya keburukan~

    BalasHapus
  7. Kita sama, pandai menilai orang lain. Memang benar yah, semut di ujung pulau terlihat sedangkan gajah di pelupuk mata gak nampak pun wkwk

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah membaca, bagaimana menurut mu ?

Subscribe Our Newsletter