(Puisi) Hujan dan Aku

Puisi: Hujan dan Aku

/Dulu/
Kau tau, 
Sedari kau beranjak dari pandanganku
Ada sebuah rahasia antara hujan dan aku, konsensus.
Ia berijab untuk menghapus semua jejakmu,
Senantiasa datang ketika aku mulai terbawa kembali prihal dirimu

/Ketika Itu/
Tak pernah aku merasa bosan denganya,
Selalu saja ia kembali dengan cerita baru,
Didongenginya aku dengan kisah-kisah kala ia menari diatas dedaunan,
Nyanyian merdu yang turut ditabuhkannya pada atap rumahku, 
Menghantar malam ku pada savana bunga merebak atau kebun buah ranum

Kau tau ?
Ia hampir menyurai semua tentangmu dariku,
Hingga madar,
Kau datang lagi.
Menyeruak luka lama.

/Kini/
Senandung yang dinyanyikan hujan terdengar tanpa nada
Dengung kau cipta mengurai semuanya menjadi sumbang



Rani Oktapiani
Hanya seorang seperti kebanyakan orang

Related Posts

1 komentar

  1. memang terdang yang dikehendaki malah pergi dan yang diharap pergi malah bertahan. Tapi mungkin saja memang itulah yg terbaik, tinggal tunggu waktu yang menunjukan

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah membaca, bagaimana menurut mu ?

Subscribe Our Newsletter