Cara Menjadi Reseller Baju, Langkah-Langkah Yang Harus Kamu Tau

Konten [Tampil]

Cara menjadi reseller baju adalah hal yang kamu ketahui ketika hendak membuka usaha atau menjadi seorang reseller baju. Ditengah perkembangan teknologi dan tren saat ini ada banyak cara dan opsi yang ditawarkan ketika kita hendak memulai sesuatu termasuk diantaranya untuk memulai sebuah usaha atau bisnis.

Usaha bidang fashion atau yang produk pakaian adalah salah satu produk yang peluang bisnis atau usaha yang cukup menjanjikan mengingat ini adalah produk yang mempunyai potensi untuk laku setiap harinya.

cara menjadi reseller baju

Cara Menjadi Reseller Baju

Sebagaimana telah diungkapkan sebelumnya bahwa saat ini ada berbagai opsi yang dapat ditempuh ketka kita ingin memulai sesuatu termasuk saat ini akan dipaparkan cara atau langkah unuk menjadi reseller baju.

Hal in tentu agar usaha menjual pakaian atau menjadi reseller baju yang kita mulai dapat menghadirkan pundi-pundi keuntungan.

Memilih Produk Baju

Cara menjadi reseller pertama adalah dengan menentukan produk yang akan dijual. Menentukan produk atau tipe atau variasi baju yang akan kita jual tentu tidak boleh sembarangan.

Anda harus melakukan riset terhadap peluang, kemudian kondisi pasar dan lain sebagaianya. Sebagai seorang yang akan bergelut dengan hal tersebut akan snagat baik jika kita memahami atau mempunyai product knowledge yang cukup terkat produk baju yang akan kita jual.

Menjadi reseller artinya adalah kita menjual produk-produk dari merk yang telah ada, sehingga langkah ini artinya kita memilih produk apa yang akan kita jual.

Memilih Suplier Baju

Cara menjadi reseller baju dalam memilih produk diantara langkahnya adalah dengan membandingkan harga supplier satu dengan yang lainnya.

Meskipun saat ini sangat mudah untuk menemukan supplier karena kemudahan teknologi yang menyebabkan tren berbelanja baju secara online atau tersedianya informasi di internet, namun memilih supplier yang terpercaya nyata tida semudah itu.

Kita hendaknya tidak mudah tergiur dengan harga yang murah, namu perlu melakukan riset yang mendalam tentang berbagai hal. Misalnya mengenai kualitas produknya, kemudian potensi perkembangan produk dan lain sebagaianya.

Hendaknya kita menjadi reseller yang pintar dalam melakukan riset sehingga dapat menemukan supplier yang tepat untuk usaha yang akan dimulai.

Melakukan Riset Pasar

Langkah selanjutnya jika anda ingin menjadi reseller baju yang harus dilakukan adaag dengan melakukan riset pasar, termasuk diantaranya berhubungan dengan harga kompetitor dipasaran.

Sebelum melakukan penjualan kita harus memastika jika harga baju yang kita pasarkan setidaknya memiliki harga yang sama dengan pesaing atau bahkan kita dapat menetapkah harga dibawah mereka.

Dalam hal ini seorang reseller harus cerdik dalam membuat strategi pemasaran sehingga dapat menarik banyak pembeli.

Memilih Cara Berjualan

Cara menjadi seorang reseller baju selanjutnya adalah dengan menentukan dengan cara apa produk kita akan dijual. Saat ini ada banyak pilihan untuk memasarkan produk.

Jika kita memiliki modal yang cukup maka berjualan dengan mbuka toko sendiri di lokasi tertentu dapat dilakukan, meskipun saat ini tren berbelanja secara online meningkat. Namun cara berbelanja seca tradisonal dengan langsung mengunjungi toko tentu masih menjadi opsi utama dalam berbelanja.

Selain menjadi tempat berjualan dengan memiliki toko secara fisik kredibilitas toko kita tentu akan lebih baik.

Namun, opsi dengan membuka toko online juga tidak kalah baiknya. Dengan membuka toko secar online kita dapat menjangkau lebih banyak pembeli tanpa terbatas ruang.

Menggabungkan keduanya adalah pilihan yang akan sangat bagus, yaitu dengan memiliki toko secara offline atau secara fisik dan juga memasarkannya secara online melalui flatform tertentu seperti website atau berbagai aplikasi seperti shoppe atau Tokopedia.

Melakukan Promosi

Melakuakn promosi adalah salah satu hal yang harus ditempuh jika seorang reseller baju hendak meningkat penjualannya.

Promosi dilakuka untuk merak minat pembeli agar berbelanja di tempat kita atau setidaknya membuat orang tahu prihal produk kita. Promosi yang tepat akan dapat meningkatkan penjualan kita, oleh karea itu seorang pebisnis harus dapat melakuakn promosi dengan cara yang tepat.

Meningkatkan Pelayanan kepada Konsumen

Selaku pebisnis, pasti perihal yang sangat berarti buat Kamu jalani merupakan memberikan pelayanan kepada konsumen dengan semaksimal mungkin.

Jangan hingga konsumen Kamu merasa kecewa atas produk yang dia beli di toko Kamu. Terlebih bila Kamu menjual produk pakaian secara online, pasti banyak perihal yang butuh Kamu perhatikan.

Apabila Kamu tidak bisa membagikan pelayanan dengan optimal, hingga konsumen hendak sangat gampang berpindah memilah penjual lain. Namun sebaliknya jika pelayanan kita maksimal maka pembeli akan kembali lagi bahkan dapat membawa pembeli baru melalui cerita atau rekkomendasi yang mereka berika kepada reka atau keluarganya.

Jadi, hendaknya senantiasa tanggapi persoalan dengan kilat serta buatlah konsumen aman serta puas berbelanja di toko Kamu.

Perbedaan Reseller dan Dropshipper

Selanjutnya mari kita bahas tentang berpedaan Dropshipper dan Reseller. Karena untuk dapat membedakan cara menjadi reseller kita harus juga mengetahui apa perbedaan keduanya.

Modal

Perbedaan keduanya dapat dilihat dari beberapa aspek berikut yaitu mulai dari proses kerja, menyetok barang dan modal.

Dari proses kerja keduanya berbedaannya adalah jika dari cara menjadi reseller kita mengetahui bahwa seorang reseller harus membeli terlebih dahulu barang yang ingin dijual.

Sehingga sebagai seorang reseller kita harus menyiapkan terlebih dahulu barang yang ingin dijual.

Sementara itu, dropshipper adalah individu yang menawarkan dan menjual sebuah produk dari pemasok, tapi tidak mengumpulkan stok barang terlebih dulu. Umumnya, seorang dropshipper hanya memperlihatkan gambar produk kepada konsumen saat berjualan.

Menyetok barang

Sesuai dengan yang dijelaskan sebelumnya, reseller membuat stok barang untuk dijual kembali. Seorang reseller biasanya tidak hanya membuat stok untuk satu jenis barang saja, tapi berbagai barang yang menarik target pasar.

Sebaliknya, karena dropshipper tidak menyetok barang sama sekali, dropshipper hanya akan langsung mengirim barang dari pemasok ke pembeli. Pengiriman tentu bergantung pada seberapa banyak pembelian dan varian produk apa saja yang dibeli.

Modal

Beda reseller serta dropshipper selanjutnya merupakan dari segi modal yang diperlukan. Seseorang reseller harus membeli produk terlebih sebab dia wajib menyetoknya di sesuatu tempat. Sehingga, modal yang diperlukan lumayan besar bila mau produknya banyak serta bermacam- macam.

Kebalikannya, dropshipper tidak memakai modal duit sama sekali. Tetapi, konsekuensinya merupakan dia wajib mempunyai program promosi yang mumpuni supaya sanggup mencapai atensi sasaran pasar. Sehingga, dagangannya senantiasa dapat laku serta dia senantiasa memperoleh keuntungan.

Tingkat keuntungan

Beda reseller serta dropshipper yang terakhir merupakan dari segi tingkatan keuntungan. Dengan modal yang lebih besar, prosedur lebih rumit, pasti keuntungan seseorang reseller hendak lebih besar dibandingkan dropshipper. Seseorang reseller dapat mengendalikan harga jual produk supaya lebih besar dari harga belinya.

Dropshipper, di sisi lain, tidak sanggup mengendalikan harga produk. Keuntungan yang didapatkan pula lebih kecil. Tetapi, dia dapat membuat bermacam promosi dengan leluasa supaya produk yang dijual laku di pasaran. Modal yang diperlukan pula jauh lebih kecil dibandingkan reseller.

Di samping itu, dropshipper pula wajib mengalami komplain pelanggan secara langsung bila mutu produk yang dikirim kurang memuaskan

Penutup

Itulah tadi cara menjadi reseller baju yang harus kamu ketahui. Selamat berjuang~

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter