Puisi: Secarik Mimpi Ibu

Puisi: Secarik Mimpi Ibu

Kutuliskan puisi tentang secarik mimpi Ibu,
Tak perlu tinta emas untuk menggambarkanya
Karena mimpinya sederhana
Sesederhana bahasa yang diucapkan angin akan datangnya hujan

Bukan tentang dirinya
Tapi ini prihal buah hati

Alurnya mudah untuk diterka
Tergambar dari senyum yang mengembang ketika buah hati tertawa
Terlihat dari tawa tulus saat ia melihat anaknya berhasil berjalan tanpa terjatuh

Diacuhkan segala segala kantuk
Demi membuat yang terkasih terlelap dalam tidurnya
Ditahanya lapar agar sikecil dapat tumbuh dengan baik
Ditepis semua penat demi sang anak meraih cita

Tak peduli kadang ia tertinggal sendiri
Ketika sang buah hati merasa telah menemui bahagia

Mimpinya sederhana 
Melihat yang tercinta selalu dilimpahi bahagia

Secarik mimpi ibu




Rani Oktapiani
Hanya seorang seperti kebanyakan orang

Related Posts

2 komentar

  1. Huhuhuhu mewek, teringat mama, dan merasa banget bagaimana berjasanya seorang ibu, terlebih setelah saya jadi ibu.
    Rasanya ingin selalu mengucapkan terimakasih, meski sebenarnya itu tak mampu membalas semua yang diberikannya :')

    BalasHapus
  2. Walaupun saya sudah menikah, tapi ibuk selalu memperhatikan hal-hal kecil yang saya lakuin, selalu mengingatkan hal-hal baik yang terkadang saya lupa, huhu.. Jadi kangen ibuk :")

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah membaca, bagaimana menurut mu ?

Subscribe Our Newsletter