Puisi: Episode



Puisi: Episode


Setiap hari adalah kesempatan yang sama untuk mengembangkan kisah baru dalam cerita panjang kehidupan.

Mahluk yang bernama manusia boleh jadi adalah sang pelakon yang mempunyai hak akan imporovisasi, namun sang penulis cerita yang tentukan kemana jalan cerita mengalir.

Sang pelakon tak boleh menentang jalan cerita dalam skenario yang telah lebih dulu usai tertulis, bahkan sebelum ia terpilih sebagai sosok dalam cerita carita itu.

Bila disuatu episode sang pelakon merasa tak cocok akan jalan cerita, tetap saja ia tidak akan bisa mundur sebab kontrak telah tersepakati.

Lagi pula, ketidakcocokan yang dirasa sang pelakon hanya berlandaskan rasa-rasa bimbang dari ketidaktauanya bahwa Sang Penulis telah siapkan akhir yang bahagia untuknya.
Rani Oktapiani
Hanya seorang seperti kebanyakan orang

Related Posts

9 komentar

  1. Sang Penulis adalah Allah swt, dan si pelakon adalah manusia.

    Iya gak Mbak? :"

    BalasHapus
  2. jika boleh kasih saran, yang tepat bukan "disuatu", namun "di suatu".
    Btw, puisinya bagus!

    BalasHapus
  3. "Bersabar tuk bahagia pada waktunya.."

    Keren mba

    BalasHapus
  4. Jadilah pelakon yang baik :')

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih telah membaca, bagaimana menurut mu ?

Subscribe Our Newsletter